Edukasea

Badai Goyang Michael Jackson

09 January 2020
Oleh: rezawardani.id

Penyedia jasa prakiraan cuaca mengirimkan e-mail untuk prakiraan cuaca beberapa hari ke depan. Terlihat dari peta yang disajikan, adalah kawasan bagian utara Samudra Atlantik. Dengan Negara Norwegia dan Irlandia di bagian sebelah timur peta.

Di peta itu data disajikan dengan angka dan warna. Angka-angka menunjukkan prakiraan tinggi gelombang yang dapat terjadi. Dari perbedaan tinggi gelombang tersebut divisualisasikan ke dalam peta menggunakan spektrum warna. Warnanya terdiri dari: biru, hijau, kuning dan merah.

Dimulai dari warna biru muda menunjukkan tinggi gelombang kurang dari setengah meter, laut tenang. Hingga warna merah pekat yang menunjukkan gelombang ombak delapan meter ke atas, cuaca buruk dengan badai dan kemungkinan hujan lebat.

Rute kami dari Jerman ke Rusia melewati warna merah hingga merah pekat.

Mualim dua membuatkan rute yang “agak melipir”. Memutari di pinggiran zona merah agar kapal dapat berlayar dengan aman. Dan tiba pelabuhan tujuan tepat waktu. Tidak ada pilihan jalur alternatif. Semua area di Samudra Atlantik bagian Utara sama, cuacanya merata.

Antisipasi cuaca buruk telah dilakukan. Semua pertimbangan sudah diputuskan. Dengan masih menaruh sikap waspada, Kapten bilang: kita berangkat.

Kami berangkat dari Wilhelmshaven – Jerman tanggal 2 Januari. Sedangkan deadline tiba di Murmansk – Rusia tanggal 8 Januari.

Secara perhitungan kami akan tiba memasuki zona “merah” pada tanggal 4 Januari dini hari. Dan akan lepas melewati zona tersebut tanggal 5 Januari malam hari. Atau bisa jadi hingga tanggal 6 pagi hari. Atau bisa jadi juga lebih.

Tanggal 3 Januari sudah mulai datang tanda-tanda perubahan cuaca. Kami sudah berada di zona kuning. Kecepatan angin mulai meningkat menjadi 30 knot, atau setara dengan 56km/jam.

Tinggi ombak terlihat mencapai tiga hingga empat meter. Bagi kapal saya yang tergolong besar ini, panjang 249 meter dan lebar 44 meter. Ombak tiga-empat meter masih belum terasa signifikan goncangannya. Saya masih bisa tidur nyenyak.

Yang sudah kami tunggu kedatangannya tiba tanggal 4 Januari. Pada siang hari kecepatan angin bergerak di kisaran 50 hingga 60 knot (92 – 112 km/jam). Langit mendung dan gelap.

Kegelapan ini ditambah dengan matahari yang malu-malu muncul. Hanya sinar remang-remang saja yang tampak di cakrawala. Ketika musim dingin matahari tidak akan pernah terbit di Samudra Atlantik Utara. Pun sinar remang- remang itu hanya berlangsung sekitar 4 jam.

Ditambah pula turun hujan. Pun butiran es turut hadir diantara deras hujan itu. Menghantam seluruh badan kapal dan kaca di anjungan. Suhu di luar 2 derajat Celcius.

Tinggi ombak dan gelombang sudah mencapai 8 meter. Arah angin, ombak, dan gelombang saling sepakat datang dari arah haluan. Tepat dari arah depan kapal. Membuat kecepatan kapal berkurang drastis, hanya dapat bergerak maksimal 2 knot (4km/jam).

Pernah lihat trik tarian Michael Jackson berdiri miring 45 derajat? Dengan sepatu “Anti Gravitasi” dia berhasil melakukan trik tersebut.

Goyangan (rolling) kapal saya mencapai 40 derajat. Bayangkan kalau harus berdiri seperti M.J. 40 derajat ke kanan, setelah delapan detik pindah 40 derajat ke kiri. Begitu terus, kanan – kiri – kanan – kiri. Bagi kapal saya, gelombang 8 meter dan cuaca buruk ini berhasil mengoncang kapal dengan segoncang-goncangnya.

Peralatan yang belum sempat diamankan terlempar kesana – kemari.

Tanggal 6 Januari pagi hari cuaca sudah tampak reda. Istilah “Kapal Pecah” mungkin bisa disematkan pada kapal kami. Akibat cuaca buruk ruang penyimpanan dan gudang porak-poranda.

Kami mulai menata kembali barang pada tempatnya. Dan memberikan alat pengamanan tambahan, jikalau cuaca buruk kembali datang.

Setidaknya kali ini kapal kami digoyang ombak seperti tarian Michael Jackson: Hanya miring ke kanan – ke kiri. Entah apa jadinya kalau kapal kami digoyang ombak seperti tarian Goyang Inul. (rezawardani.id)

Ombak lautan ketika badai, 6-7 meter
Clinometer, indikator untuk mengukur derajat kemiringan kapal

Comment here

Icons made by Freepik from www.flaticon.com is licensed by CC 3.0 BY